The Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Proses Pembelajaran di SMA Negeri 3 Surakarta

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Noik Cahya Baity
Ghufronudin Ghufronudin
Yosafat Hermawan Trinugraha

Abstrak

Pelaksanaan Kurikulum Merdeka masih menjadi pro dan kontra di masyarakat, khususnya dalam lingkup pendidikan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana implementasi Kurikulum Merdeka dalam proses pembelajaran di SMA Negeri 3 Surakarta. Penelitian ini dikaji menggunakan konsep pendidikan pembebasan oleh Paulo Freire. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengambilan informan dilakukan melalui teknik purposive sampling dan snowball sampling dengan informan meliputi guru, siswa, beserta wakil kepala sekolah bagian kurikulum. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik pengujian data menggunakan triangulasi sumber dan dianalisis menggunakan analisis interaktif, meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga tahap menuju pelaksanaan Kurikulum Merdeka, yakni persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kurikulum Merdeka dirasa sesuai dengan pendidikan pembebasan karena mewujudkan tujuan konsep Kurikulum Merdeka, di mana siswa dan guru melakukan pembelajaran secara dialogis dan bebas untuk mengemukakan pendapat. Implementasi Kurikulum Merdeka dalam proses pembelajaran di SMA Negeri 3 Surakarta sudah berjalan dengan cukup baik walaupun masih belum sempurna. Oleh karena itu, sekolah tidak lupa melakukan evaluasi dengan harapan Kurikulum Merdeka berjalan lebih baik lagi kedepannya.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

Referensi

Akinola, O. C., & Humanities, F. O. F. (2020). Applied Theatre Techniques for Community Development and Youth Empowerment : A Study of Human-Trafficking in South Africa and Nigeria.
Arruti, A., & Paños-Castro, J. (2020). International entrepreneurship education for pre-service teachers: a longitudinal study. Education and Training, 62(7–8), 825–841. https://doi.org/10.1108/ET-04-2020-0098
Aziz, F. Z., Setiawan, F., Hariadi, D., & Setianingsih, F. N. (2022). Transformasi kebijakan kurikulum pendidikan di Indonesia sebagai landasan pengelolaan pendidikan. Attractive : Innovative Education Journal, 4(2), 217–228. https://www.attractivejournal.com/index.php/aj/
Datunsolang, R. (2017). ( Studi Pemikiran Paulo Freire ). TADBIR (Jurnal Manajemen Pendidikan Islam), 5.
Datunsolang, R. (2018). Konsep Pendidikan Pembebasan dalam Perspektif Islam. Jurnal Ilmiah Al-Jauhari, 3(1), 49–77. https://doi.org/10.30603/jiaj.v3i1.686
Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. Humanika, 21(1), 33–54. https://doi.org/10.21831/hum.v21i1.38075
Freire, P. (1985). Pendidikan Kaum Tertindas (1st ed.). PT. Temprint.
Indriani, N. E. P., & Sulaiman, A. (2023). Analysis of Student Response to Face-to-Face Learning After the Covid-19 Pandemic. PAKAR Pendidikan, 21(1), 72–81. https://doi.org/10.24036/pakar.v21i1.297
Istirani, & Pulungan, I. (2018). Ensiklopedi Pendidikan.
Kemendikbud. (2021). Program Sekolah Penggerak.
Kemendikbud. (2022). Lokasi Implementasi Kurikulum Merdeka.
Madhakomala, Aisyah, L., Rizqiqa, F. N. R., Putri, F. D., & Nulhaq, S. (2022). Kurikulum Merdeka dalam Perspektif Pemikiran Pendidikan Paulo Freire. At- Ta’lim : Jurnal Pendidikan, 8(2), 162–172. https://doi.org/10.55210/attalim.v8i2.819
Miles, M. B., & Huberman, M. (1992). Analisis Data Kualitatif. Penerbit Universitas Indonesia.
Munawar, M. (2022). Penguatan Komite Pembelajaran dalam Implementasi Kurikulum Merdeka pada Pendidikan Anak Usia Dini. Tinta Emas: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 1(1), 65–72. https://doi.org/10.35878/tintaemas.v1i1.390
Munir. (2009). Kurikulum Berbasis Teknologi Informasi Dan Kominukasi. Alpabeta.
Nugraha, T. S. (2022). Inovasi Kurikulum. 250–261.
Rahayu, R., Rosita, R., Rahayuningsih, Y. S., Hernawan, A. H., & Prihantini. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka Di Sekolah Penggerak. Jurnal Basicedu, 6(4), 6313–6319. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3237
Rahmadi. (2011). Pengantar Metodologi Penelitian. In Antasari Press (1st ed.). Antasari Press.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan (A. Nuryanto (ed.); ke-1). ALFABETA.
Wahidin, U., Sarbini, M., & Tabroni, I. (2022). Evaluasi Penggunaan Media Pembelajaran Dalam Praktik Pengalaman Lapangan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 11(3), 831. https://doi.org/10.30868/ei.v11i03.3175
Wahyuningsari, D., Mujiwati, Y., Hilmiyah, L., Kusumawardani, F., & Sari, I. P. (2022). Pembelajaran Berdiferensiasi Dalam Rangka Mewujudkan Merdeka Belajar. Jurnal Jendela Pendidikan, 2(4), 529–535. https://doi.org/10.57008/jjp.v2i04.301
Warsidah, W., Satyahadewi, N., Amir, A., Linda, R., & Mulya Ashari, A. (2022). Implementasi Pembelajaran Berbasis Kurikulum Merdeka pada Peserta Didik Kelas 4 Sekolah Dasar Negeri No 16 Pontianak Utara. AR-RIAYAH: Jurnal Pendidikan Dasar, 6(2), 233–246. https://doi.org/10.29240/jpd.v6i2.5519
Yamin, M., & Syahrir. (2020). Pembangunan Pendidikan Merdeka Belajar (Telaah Metode Pembelajaran). Jurnal Ilmiah Mandala Education, 6(1), 126–136. https://doi.org/10.58258/jime.v6i1.1121
Yin, K. R. (2008). “Studi Kasus, Desain dan Metode”, Penerjemah Mudzakir. Raja Grafindo Persada.

##plugins.generic.recommendByAuthor.heading##

##plugins.generic.recommendByAuthor.noMetric##